Home FMDKI DAERAHKARIMAH FMDKI Yogyakarta, Yuk Intip Tips Menyambut Ramadan Dari Ustazah Suri Suhendari

KARIMAH FMDKI Yogyakarta, Yuk Intip Tips Menyambut Ramadan Dari Ustazah Suri Suhendari

by Admin 1 FMDKI News
0 comments

FMDKI.ORG, YOGYAKARTA – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Yogyakarta gelar Kajian Ramadhan Ilmiah Muslimah (KARIMAH) bertemakan “Ramadhan, The Real Healing (Meraih Ketenangan Jiwa dengan Spirit Takwa)”, Ahad (05/03/2023).

Berlangsung secara tatap muka dengan dihadiri 90 peserta yang dilaksanakan di Masjid Mardliyyah Islamic Center Universitas Gadjah Mada.

Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an surat Al-Qadr yang dipimpin langsung oleh salah satu panitia, kemudian diikuti oleh seluruh peserta untuk sama-sama memperhatikan bacaan dan terjemahannya.

Nurul Islam Miyati, selaku ketua FMDKI Yogyakarta dalam sambutannya berharap, agar peserta mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadan sehingga dapat menjadi tempat untuk menyucikan jiwa.

“Agar muslimah dapat mempersiapkan dirinya dengan sebaik-baiknya untuk menjalani bulan Ramadan. Selain itu, memberikan pemahaman kepada muslimah tentang makna healing yang sebenarnya dari sisi psikologi Islam dan Ramadan bisa menjadi healing terbaik untuk jiwa kita, yakni dengan menyucikan jiwa,” ujarnya.

Acara ini menyajikan dua materi, yang berjudul “It’s Ramadhan, Get Ready for The Real Healing” diisi oleh Ustazah Suri Suhendari, kemudian dilanjutkan Ustazah Tika Faizatul “How Ramadhan Heal You”. Kedua pemateri tersebut merupakan penggiat dakwah.

Ustazah Suri Suhendari pada pemaparannya mengajak para muslimah untuk menghadirkan hati di setiap amalan salih sehingga ibadah yang dikerjakan tidak sekedar rutinitas semata.

“Melakukan ibadah tidak hanya sebagai rutinitas tetapi harus kita camkan dalam hati supaya ketenangan jiwa kita dapatkan,” ungkapnya.

Ustazah yang juga disapa Ummu Yusuf itu memberikan tips kepada peserta tentang bagaimana cara menyambut bulan suci Ramadan agar keimanan tetap terjaga sehingga mampu membentengi diri dari berbagai macam godaan.

“Persiapan menyambut Ramadan dengan cara memperbaiki (hati) keimanan, sadar bahwa iman itu bertambah dengan ketaatan begitu juga sebaliknya. Meninggalkan segala bentuk kesyirikan karena setan menggoda sampai pada titik terlemah kita,” ujarnya.

“Memperbanyak taubat dan melatih diri dengan kebaikan, memperbanyak doa dan dzikir sebagai bagian dari niat,” tambahnya.

Selanjutnya materi kedua, Ustazah Tika Faizatul mengajak para muslimah untuk menyadari arti dari healing yang sebenarnya.

“Dalam psikologi, healing adalah proses penyembuhan dalam hal kejiwaan. Kita harus memahami apa yang perlu di heal terlebih dahulu sebelum healing,” ungkapnya.

Ustazah Tika juga menambahkan, agar peserta memanfaatkan Ramadan sebagai waktu terbaik untuk healing dan mendekatkan diri kepada Allah.

“Setiap detik di Ramadan adalah healing bagi orang yang orientasi hidupnya adalah rida Allah, yakni ketika ia menghadirkan iman. Tidak boleh ada yang lain di dalam hati kita selain Allah,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya kepada pemateri. Sesi ini sempat membuat suasana menjadi haru saat salah satu peserta mengungkapkan isi hatinya.

Reporter: Nurannisa Azzahra
Editor: Sinta Kasim

You may also like

Leave a Comment