Home FMDKI DAERAHAngkat Tema Tentang Cinta, FMDKI Daerah Bengkulu Ajak Muslimah Gak Salah Artikan Makna Cinta

Angkat Tema Tentang Cinta, FMDKI Daerah Bengkulu Ajak Muslimah Gak Salah Artikan Makna Cinta

by Admin FMDKI News
0 comments

FMDKI.ORG, BENGKULU–Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Bengkulu adakan Seminar Muslimah (SEMUSIM), Sabtu (13/02/21).

Berlangsung secara online menggunakan Zoom Meeting, kegiatan ini mengusung tema “True Love”.

Kegiatan berlangsung pada pukul 08.00-12.00 WIB dengan jumlah 46 partisipan yang turut hadir.

Semangat muslimah untuk ikut SEMUSIM tidak hanya berada di daerah Bengkulu tetapi dari luar Bengkulu hingga ke luar negeri seperti Jepang dan Malaysia.

 “Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada muslimah di seluruh Indonesia tentang makna cinta yang sesungguhnya,” ujar Mirna Guswenti dalam sambutannya selaku Ketua FMDKI Daerah Bengkulu.

Adapun Pemateri SEMUSIM yaitu Fitri Purwaningsih, Market Development Wardah Cosmetics selaku pemateri pertama yang menyampaikan mengenai “Love Your Healthy Skin From The Begining”.

Fitri Purwaningsih, menyampaikan agar peserta merawat kulit untuk diri sendiri dan diperuntukkan hanya untuk mahrom bukan kepada orang lain.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bagaimana cara merawat kulit dan cara menjaga kebersihan diri dengan baik.

“Kenali dan cintai kulit kita kemudian Kenali hal-hal yang dapat merusak kesehatan kulit. Melakukan perawatan kulit dengan konsisten dan menggunakan produk yang halal dan aman serta menerapkan gaya hidup sehat untuk kulit yang lebih sehat,” ungkap Fitri sapaan akrabnya.

Materi kedua selanjutnya disampaikan oleh Fauziah Ramdani, Penulis buku Anti Viral dan Dosen Sekolah Tinggi Ilmu dan Bahasa Arab Makassar yang membawakan materi “Kado Cinta Sang Kekasih”.

Ustazah Fauziah Ramdani menyampaikan sejarah Valentine ada beberapa versi menurut legenda. Dari versi St. Valentine dan Claudius II hingga sejarah menurut festival Lupercalia.

“Terlepas dari semua itu, kita sebagai muslim harus berhati-hati karena menjaga akidah jauh lebih penting dari sekedar melakukan perbuatan yang bisa mencederai keyakinan kita kepada Allah,” ungkap Zhee panggilan akrabnya.

Zhee yang juga merupakan ketua FMDKI Pusat memberikan nasehat kepada peserta agar tidak menjadi muslim yang latah.

“Tidak ada contoh dalam Islam tentang hari valentine, justru hal ini termasuk meniru-niru kebiasaan non muslim,” pungkasnya. (*SS/SK)

You may also like

Leave a Comment