Home FMDKI NEWSWakil Dekan 3 FMIPA UHO Apresiasi Seminar Literasi LDK Ulul Albaab

Wakil Dekan 3 FMIPA UHO Apresiasi Seminar Literasi LDK Ulul Albaab

by Sabitri Aderiani
0 comments

FMDKI.OR.ID, KENDARI – Lembaga Dakwah Kampus Ulul Albaab Universitas Halu Oleo (LDK UA UHO) gelar Seminar Literasi, dengan tema “Mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi Melalui Budaya Literasi Cinta Al-Qur’an”, berlangsung di Aula Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UHO dihadiri 216 peserta, Sabtu (24/06/2023).

Kegiatan didukung 14 LDF se-UHO, terdiri dari LDF Ulul Albaab FT, Remus Ash Shihhah FKM, Remus Asy Syifa FK, Al Furqon FMIPA, Bahrul ‘Ulum FKIP, An Nahl FPt, Raudhatul ‘Ilmi FP, Fityatul Haq FISIP, Al MushlihFEB, Al Adab FIB, Remus Az Zhillah FHIL, MPM Al Hakam FH, Al A’afiyyah Farmasi, dan Bahrul ‘Ilmi FPIK.

Dr. Mukhsar, S.Si., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) yang membuka acara ini menyampaikan, ketertarikannya dengan kegiatan seminar literasi ini.

“Saya sangat tertarik dengan kegiatan seperti ini. Apa yang diungkapkan oleh ketua LDK Ulul Albaab tadi, adab diatas ilmu. Ilmu itu tidak ada apa-apanya kalau kita tidak punya etika,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Wally Abdian selaku Ketua Umum LDK Ulul Albaab UHO menuturkan harapannya, Mahasiswa UHO menjadi pemuda intelektual berlandaskan iman dan takwa.

“Semoga mahasiswa UHO bisa menjadi pemuda intelektual yang mahir dibidangnya dengan melandaskan iman dan takwa,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, panitia menghadirkan pemateri Yamin Taeri, S.Pd., M.Sc merupakan dosen sekaligus sebagai pembina LDK UA UHO.

Yamin Taeri, S.Pd., M.Sc dalam materinya menyampaikan literasi sebuah keniscayaan bagi perubahan.

“Literasi merupakan sebuah keniscayaan masyarakat terjadi sebuah lompatan dalam hidupnya,” ungkapnya.

Selain itu, beliau juga memaparkan bahwa tingkat baca literasi orang Indonesia sangat rendah.

“Orang Indonesia memiliki minat baca rendah, hanya 0,001 % sama halnya dengan, dari seribu orang hanya satu orang memiliki kemampuan literasi,” jelasnya.

Kesempatan yang sama, Ia juga menuturkan literasi terlebih dahulu dijelaskan dalam Al-Qur’an.

“Dalam Al-Qur’an Allah subhanahu Wata’ala telah menetapkan bahwa sesungguhnya wajib melakukan literasi, surah ayat pertama adalah iqra baca, pahami maknanya dan esensinya,” tuturnya.

Senada dengan pemaparan materi berikutnya, Ustadz Saiful Yusuf, Lc., M.A yang merupakan dosen dan Da’i, menyampaikan wahyu yang pertama turun adalah surah Al-Alaq yang artinya baca.

“Surah yang pertama turun, surah al-alaq maka dikaitkan dengan membaca dan pengajaran,” terangnya.

Beliau juga mengatakan membaca dan menulis merupakan tradisi umat muslim sejak dini.

“Penelitian barat yang perna saya baca, ana-anak Islam sangat cerdas, kosakatanya sangat banyak. Karena sejak kecil membaca Al-Qur’an,” jelasnya.

Di akhir pemaparan beliau menyampaikan, kejayaan umat Islam yaitu kembalinya umat islam pada agamanya.

“Jika ingin kembali jaya maka kembali pada Al-Qur’an dan Sunnah,” tegasnya.

Di kegiatan tersebut juga dibentuk kelompok belajar Qur’an sebagai follow-up bagi mahasiswa muslim dan muslimah kota Kendari untuk melanjutkan pembelajaran keislaman yang lebih masif dan berkelanjutan.

Reporter: Sabitri Aderiani
Editor: Sinta Kasim

You may also like

Leave a Comment