FMDKI.OR.ID, PANGKEP — Sebanyak 62 muslimah mengikuti kegiatan Muslimah Rise Up 2026 yang diselenggarakan melalui kolaborasi Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Pangkep dan Ikatan Pelajar Muslimah Indonesia (IPMI) Pangkep, Ahad, (20/9/2026).
Mengangkat tema “From Scrolling to Growing: Berkarya, Bertumbuh dan Bertakwa”, kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WITA di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep ini menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswi untuk merefleksikan kebiasaan bermedia digital sekaligus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang positif.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ustazah Evawani Pratiwi, S.Pd., Ketua Departemen Pembinaan Pelajar Muslimah Wahdah Pusat sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, ia menyoroti bagaimana media sosial telah menjadi bagian yang begitu dekat dengan kehidupan generasi muda.
“Kita ingin Al-Qur’an memiliki posisi dalam kehidupan kita seperti media sosial. Ketika tidak membuka media sosial, kita merasa ada sesuatu yang kurang. Begitu pula seharusnya ketika kita tidak membaca Al-Qur’an, ada rasa kehilangan dalam diri kita. Namun, kondisi seperti ini belum sepenuhnya hadir dalam diri kita karena bisa jadi perhatian kita masih terlalu banyak tersita oleh media sosial,” tutur Ustazah Evawani.
Pesan tersebut sejalan dengan tema From Scrolling to Growing, yang mengajak peserta tidak berhenti pada aktivitas mengonsumsi konten di media sosial, tetapi mulai mengarahkan waktu dan potensi mereka kepada hal-hal yang dapat memberikan manfaat dan menghasilkan karya.
Pada sambutannya, Reski Alia Ananda selaku sekretaris kegiatan menyampaikan bahwa Muslimah Rise Up 2026 merupakan langkah perdana kolaborasi antara FMDKI Pangkep dan IPMI Pangkep.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peluncuran sejumlah komunitas, seperti komunitas membaca, menulis, handmade, melukis, dan menghafal. Komunitas tersebut dihadirkan sebagai ruang bagi muslimah untuk mengembangkan potensi dan menemukan lingkungan yang mendukung mereka untuk terus berkarya, bertumbuh, dan bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Ibu St. Hatija, yang berkesempatan membuka acara. Istri dari bapak Kepala Cabang Dinas Kabupaten Pangkep ini mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh FMDKI Pangkep dan IPMI Pangkep serta berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
Menurutnya, kegiatan positif seperti Muslimah Rise Up tidak hanya penting bagi kalangan pelajar dan mahasiswi, tetapi juga dapat dikembangkan di lingkungan instansi sehingga memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk belajar dan berkembang.
Antusiasme peserta pun terlihat sepanjang kegiatan. Salah seorang peserta, Riska yang berasal dari Kampus STKIP Andi Matappa Pangkep, mengaku mendapatkan pengalaman yang berkesan.
“Ternyata belajar Islam bisa seseru dan semenyenangkan ini,” ungkapnya.
Kesan tersebut menjadi gambaran bahwa ruang belajar Islam bagi generasi muda dapat dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan mereka. Muslimah Rise Up 2026 tidak hanya menjadi forum pertemuan sehari, tetapi diharapkan menjadi langkah awal lahirnya ruang-ruang positif bagi muslimah Pangkep untuk mengembangkan potensi, membangun relasi, memperkuat kedekatan dengan Al-Qur’an, dan menghadirkan karya yang bermanfaat.
Dari scrolling menuju growing: bukan sekadar mengurangi waktu di layar, tetapi mengubah waktu, potensi, dan perhatian menjadi sesuatu yang lebih berarti.
Reporter: Hamdana
Editor: Mutmainnah Jufri
