FMDKI.OR.ID, KENDARI – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Kendari kembali gelar Kajian Ramadhan Ilmiah Muslimah (KARIMAH), Sabtu (09/03/24).
Mengusung tema “Ramadhan Full of Power (Memetik Hikmah Perjuangan Palestina)” Acara ini bekerjasama dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Intitut Agama Islam Negeri .
Kegiatan ini berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo, Aula Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kendari dan Pusat Kegiatan Mahasiswa IAIN dengan dihadiri 200 peserta.
Ketua FMDKI Kendari, Jamilah Selamat dalam sambutannya menyampaikan harapan bahwa karimah adalah sebagai cara untuk mempersiapkan diri menyambut Ramadan.
“Semoga dengan KARIMAH yang ada di IAIN Kendari berharap semoga kita betul-betul mempersiapkan diri untuk meningkatkan amal ibadah kita di bulan Ramadan apalagi yang kita bahas adalah memetik hikmah perjuangan palestina, dengan perjuangan orang-orang Palestina tidak melunturkan mereka semangat beribadah,” tuturnya.
Turut hadir wakil ketua DEMA FTIK, Siti Arnelia selaku membuka kegiatan menyampaikan apresiasinya pada kegiatan FMDKI yang mengusung tema terkait Palestina.
“Saya sangat – sangat mengapresiasi terlebih lagi tema yang diusung adalah Ramadan of power memetik hikma perjuangan palestina,” ucapnya.
Acara ini menghadirkan pemateri diantaranya Ustazah Nurnaningsih Hamzah, Ustazah Harjuni, Ustazah Roehlianita, Ustazah Wa Ode Iqra Malik, Ustaza Santi Hatmanti dan Ustazah Siti Muniroh Nurdin.
Ustazah Nurnaningsih Hamzah, dalam pemaparan materinya mengimbau bahwa palestina tidak menyerah sebab mengharapkan surga.
“Apa yang menjadikan orang-orang palestina hari ini tidak menyerah? Karena mereka memperjuangkan surga. Kita bisa berjuang seperti palestina salah satunya berjuang melawan kemalasan dan hawa nafsu menuju majelis ilmu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ustazah Harjuni, turut menyampaikan materinya dengan mengajak peserta untuk tidak melewatkan Ramadan begitu saja tanpa ada bekas dan berarti dalam diri.
“Ramadan ini jangan sampai kita melewatkan begitu saja tanpa ada bekas, tanpa ada yang berarti dalam diri-diri kita apalagi kita sudah diberi gambaran bagaimana saudara-saudara kita di Bumi Palestina yang hampir setiap hari berpuasa,” terangnya.
Selain itu, ditempat berbeda, Ustazah Roehlianita, mengajak peserta bersyukur akan kebaikan Allah subhanahu wata’ala bisa berkumpul mempelajari bulan Ramadan.
“Bersyukur, Allah saking cintanya pada kita masih memilih diri-diri kita dalam memahamkan ilmunya,” ujarnya.
Ustazah Wa Ode Iqra Malik juga menjelaskan Palestina sabar harapkan kemenangan, kalian menang manfaatkan momen Ramadan.
“Palestina, segala penderitaan ada disana, namun anak-anak disana murah senyum, sebab mereka percaya Allah menjanjikan kemenangan bagi mereka. Lalu kita yang ada disini yang aman sentosa ini apakah kita bisa juga meraih kemenangan seperti palestina? Bulan Ramadhan adalah bulan kemenangan,” tambahnya.
Dilain waktu, Ustazah Santi Hatmanti menyampaikan bahwa bulan Ramadan membakar dosa.
“Bulan Ramadan menjadi momen untuk kita yang Allah subhanahu wata’ala dapat membakar dosa kita, menghapus dosa kita,” paparnya.
Demikian pula Ustazah Siti Muniroh Nurdi menyampaikan akan kondisi Ramadan tahun ini di Palestina yang serba kesusahan bahkan makan sekalipun sangatlah sulit.
“Palestina makan pun susah, namun mereka langsung masuk surga,” pungkasnya.
Di akhir kegiatan, panitia mengajak peserta untuk bergabung pada Kelompok Belajar Islam Intensif yang disebut Generasi Hijrah (Gen H) agar dapat mendapatkan lebih banyak ilmu agama.
Reporter: Sabitri Aderiani
Editor: Admin FMDKI News
