FMDKI.OR.ID, KENDARI – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) daerah Kendari sukses gelar Women Talk, Sabtu (26/09/ 2024).
Kegiatan ini mengusung tema “Refleksi 28 Oktober, Inikah Sumpah yang Terlupa?” yang dilaksanakan di Aula Mepokoaso Kantor Walikota Kendari dengan dihadiri 56 peserta.
Murni Nurmae selaku ketua FMDKI Kendari, dalam sambutannya mengingatkan seluruh peserta akan sejarah persatuan sumpah pemudah.
“Sebagaimana kita ketahui bahwasanya sejarah sumpah pemuda ada karena terpecah belahnya para pemuda pada saat itu sehingga muncullah pemuda ini untuk mempersatukan para pemuda dalam mempersatukan tanah air Indonesia,” tuturnya.
Acara ini mengundang Ibu Nurhajati Sugeng selaku ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Kualitas Keluarga sebagai narasumber.
Pada pemaparan materinya menyinggung persoalan kreativitas pemuda.
“Salah satu kreativitas pemuda mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menumbuhkan jika kewirausahaan,” terangnya.

Narasumber berbeda, Durun Nafisah Lestari La Roeha, selaku President Society of Renewable Universitas Halu Oleo, mengajak pemuda sadar akan perjuangan pendahulu dalam memerdekakan Indonesia.
“Sepatutnya kita sebagai generasi sudah merasakan kemerdekaan ini, tentunya kita harus meneruskan apa yang sudah diperjuangkan oleh para pendahulu kita, jadi pemuda yang ada di sini sudah sadar dan mau untuk melanjutkan kemerdekaan dengan menumbuhkan cinta tanah air dengan memperdalam ilmu,” jelasnya.
Turut hadir ustazah Nurnaningsih Hamzah selaku pemateri, dalam pemaparannya menjelaskan akan keemasan pemuda.
“Keemasan pemuda ashabul kahfi, pemuda yang lari dari pemimpin zalim, kenapa mereka lari sebab mereka adalah pemuda yang tumbuh dalam ketaatan pada Allah subhanahu wata’ala, apa keemasaanya mereka adalah tetap mempertahankan keimanannya,” ujarnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan Fundraising untuk Palestina serta pengukuhan komunitas Gen Hizrah.
Reporter: Sabitri Aderiani
Editor: Mutmainnah Jufri
