FMDKI.ORG– Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional (TADKN) dengan mengangkat tema “Sinergitas Aktivis Dakwah Menyongsong Kebangkitan Dakwah Kampus”, Sabtu (25/07/2020) dan Senin (27/07/2020).
Menghadirkan Ustazah Isyraq Yahya Awadh Diyaat, Pembina Lembaga Internasional Nisaul Aqsha Turki dan Ustazah Luthfa Djabrud seorang Da’iyat, Trainer Muslimah, Aktivis dan Pemerhati Dakwah Kampus sebagai pemateri.
Ustazah Isyraq Yahya Awadh Diyaat, mengungkapkan bahwa peran dakwah tidak hanya dilakukan oleh laki-laki saja, namun juga perempuan.
Lebih lanjut Ustazah Isyraq Yahya yang juga merupakan Aktivis Internasional untuk Al-Quds dan Al Aqsha menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat besar dan didalam al-Qur’an dijelaskan banyak keutamaan dari wanita.
“Dalam al-Quran nama wanita dijadikan sebagai nama surah seperti surah Maryam dan yang menjadi penyokong utama saat masa-masa awal perjuangan Islam, diantaranya istri Nabi yakni Khadijah,” ujar Ustazah Isyraq Yahya.
Lanjut dihari kedua, Ustazah Luthfa Djabrud menyampaikan bahwa apapun dan dimanapun kita berada harus memiliki pandangan dan tujuan yang jelas , visi dan misi yang tepat, agar melahirkan sinergitas yang jelas.
“Sampai akhir zaman, Allah akan menyaring sampai akan bertahan hingga akhir,” ujar luthfa sapaan akrapnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh 723 peserta, terdiri dari FMDKI Wilayah dan Daerah serta perwakilan Lembaga Dakwah Kampus di Indonesia.
Berlangsung secara virtual melalui aplikasi zoom, TADKN terlaksana selama dua hari dari pukul 08.00 WIB hingga malam hari pukul 22.00 WIB,
Sumarti, salah satu pilar dari kegiatan Goes to Jakarta FMDKI menceritakan kisah pertama kali mengemban amanah dakwah di Ibu Kota Jakarta, tepatnya di Universitas Indonesia.
“Empat belas tahun diberikan amanah menjadi pejuang Allah adalah pelajaran yang sangat berharga, mencoba untuk bertahan dengan tribulasi hingga akhirnya membentuk Komunitas Hijrah Universitas Indonesia,” ungkap Marti panggilan akrapnya. (*SK)
