FMDKI.ORG, KENDARI – Lembaga Dakwah Kampus Ulul Albaab (LDK UA) Universitas Halu Oleo (UHO) kembali gelar Studi Al-Qur’an Intensif (SAINS), Ahad (18/12/ 2022).
Kegiatan kali ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani UHO, Harapan dan Kebanggaan Bangsa” yang dilaksanakan di Masjid La Ode Malim UHO. Adapun SAINS tahun ini diikuti 1138 mahasiswa.
Ahmad Muhajir selaku koordinator SAINS menyampaikan, bahwa kegiatan ini diadakan pertama kali tahun 2012 bekerjasama dengan dosen dimana kegiatan ini telah memasuki usia satu dekade.
“SAINS pertamakali diadakan pada tahun 2012, 2022 dimana SAINS ini bekerjasama dengan dosen mata kuliah Agama Islam dengan menangani sepuluh Fakultas dan dua puluh satu Jurusan,” pungkasnya.
Lebih lanjut Ahmad Muhajir, juga Ketua Bidang Pengembangan dan Pembinaan Al-Qur’an LDK UA UHO itu menjelaskan, bahwa persentasi hasil tes uji akhir perkembangan SAINS dalam kurun waktu beberapa bulan ini sangat baik.
“Dengan adanya kegiatan Studi Al-Qur’an Intensif ini, kami melihat Mahasiswa yang serius dalam mengikuti program pembelajaran dari awal Agustus sampai Desember Maa sya Allah kualitas dan kuantitas peningkatan bacaan Al-Qur’an nya bisa katakan sangat baik,” tuturnya.
Sementara itu, La Ode Danil selaku ketua umum LDK Ulul Albaab membahas, SAINS menjadi tanggungjawab bersama seluruh lembaga-lembaga Kemahasiswaan UHO.
“Kepada dosen agama mata kuliah, agar bagaimana program ini kedepan dapat kita bersama-sama bisa memberantas buta aksara Al-Qur’an dikalangan para Mahasiswa Universitas Halu Oleo. Karena tentu untuk menanamkan tiga karakter yang berbasis Al-Qur’an mungkin bukan hanya menjadi tugas dari Birokrasi kampus saja, namun juga menjadi tanggungjawab bagi lembaga-lembaga kemahasiswaan yang ada Universitas Halu Oleo,” tegasnya.

Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Monto Bauto selaku dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Pada sambutannya ia menuturkan jika SAINS ini merupakan taman surga.
“Kehadiran kita disini, sebagai menghadiri majelis talim yang merupakan taman surga yang dihadiri oleh Malaikat,” ujarnya.
Bapak Monto juga menambahkan, hukum belajar ilmu agama adalah fardhu a’in sedangkan belajar ilmu dunia itu fardhu kifayah. Sehingga belajar Al-Qur’an hukumnya wajib bagi setiap orang muslim.
“Al-Quran harus kita pelajari dan harus bumingkan. Al-Qur’an mewarnai mindset kita, tutur kita, sikap. Action kita terhadap Al-Qur’an ada lima yaitu dibaca sehari-hari, didengarkan, menghafalkan, mentadabburi, memahami isi kandungan Al-Qur’an dan mengamalkan sesuai dengan kemampuan kita,” tambahnya.
Turut hadir Dosen Mata Kuliah Agama Islam Fakultas Farmasi, Bapak Halik. Pada pemaparannya beliau mengingatkan jika banyak keutamaan dalam mempelajari Al-Qur’an.
“Mempelajari Al-Qur’an sangat banyak keutamaannya yaitu mendapatkan syafaat di akhirat,” pungkasnya.
Lebih lanjut Bapak Halik menganjurkan kepada mahasiswa untuk meluruskan niat ketika mengikuti SAINS, bukan hanya karena nilai. Namun, semata karena Allah subhanahu wata’la.
“Banyak mahasiswaku yang bertanya wajib mengikuti SAINS, maka saya jawab wajib bagi setiap muslim,” tuturnya.
Acara ini mengahadirkan Ustaz Muhammad Hassanal sebagai pemateri. Pada materinya ia menjelaskan jika segala sesuatu jika didekatkan dengan Al-Qur’an maka akan ikut mulia.
“Semua yang berkaitan dengan Al-Qur’an pasti mulia. Malaikat Jibril mulia karena Al-Qur’an. Nabi Muhammad mulia karena Al-Qur’an. Kota Mekah mulia juga karena Al-Qur’an, bulan Ramadhan mulia karena bulan dimana Al-Qur’an diturunkan,” jelasnya.
Ustaz Hassanal juga mengajak peserta untuk membaca Al-Qur’an beserta artinya setiap hari.
“Setiap hari baca Al-Qur’an dan artinya, sangat berdosa jika bertemu Allah Subhanahu Wata’ala belum bisa membaca Al-Qur’an,” terangnya.
Salah satu peserta yang ikut hadir, Dila mahasiswi jurusan Pendidikan Matematika, harapkan SAINS agar menjadi lebih baik kedepannya serta pengajar SAINS diberikan keistikamahan.
“Harapan saya semoga SAINS lebih baik kedepannya, banyak Mahasiswa yang banyak mengikuti SAINS serta semoga para pengajar SAINS selalu istikamah dalam kebaikan,” ujarnya sambil menahan tangis.
Acara ini juga dirangkaikan dengan persembahan puitisasi Ayat yang dibawakan salah satu peserta SAINS dan menuai banyak tepuk tangan peserta.
Pada akhir agenda, terdapat sesi pengumuman peserta terbaik SAINS, pemenang lomba ranking 1, kelompok terkompak dan lomba mind mapping kelompok SAINS.
Reporter: Sabitri Aderiani
Editor: Sinta Kasim
