FMDKI.OR.ID, MAKASSAR – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Makassar Gelar Tebar Ifthar Jama’i, Jumat (22/03/2024).
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama dengan Lembaga Dakwah Kampus Al-Kahfi Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar dan Lembaga Dakwah Mahasiswa Al-Aamin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Amanah.
Tebar Ifthar sejumlah 300 paket dilaksanakan di empat titik kampus swasta secara serentak, yakni 50 paket buka puasa di kampus UPRI, 50 paket buka puasa di kampus Stikes Amanah, 50 di kampus Pancasakti, dan 150 paket buka puasa di kampus Universitas Islam Muhammadiyah Makassar.
Agenda ini dirangkaikan dengan kajian Generasi Hijrah (Gen-Hijrah) yang menggagas tema “Spirit Ramadhan, Mari Eratkan Ukhuwah dan Semangat Berbagi”.
Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan makna ukhuwah bersama dengan mahasiswi-mahasiswi kampus swasta di Makassar. Hal ini disampaikan oleh Ketua FMDKI Daerah Makassar, Mirnawati, S.Pd.
“Tujuan kegiatan ini adalah tujuan untuk mempererat tali silaturahmi bersama masyarakat kampus khususnya muslimah di bulan Ramadhan yang mulia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah atau wasilah bagi muslimah untuk belajar ilmu agama, belajar ilmu tajwid, bersama dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an secara intensif kedepannya, agar kita menjadi orang yang telah disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hadits “khairuqum manta’allamal qur’ana wa ‘allamahu”, sebaik-baik kalian adalah yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an,” kata muslimah yang sering disapa Ishlah tersebut.
Hal serupa disampaikan oleh, Ustazah Apt. Andi Dian Astriani, S.Farm., M.Si pada Welcoming Speech. Ia mengutarakan jika kegiatan sebagai momentum bersama dalam kebaikan, menjadi pribadi yang lebih baik.
“Fenomena mahasiswa hari ini diterpa isu mental health, sebabnya karena tidak seimbang jasmani dan rohani. Makanan jasad adalah makan dan minum, sedangkan makanan ruh adalah dengan ilmu. FMDKI hadir sebagai jawaban ditengah fenomena tersebut, melalui kegiatan Gen-Hijrah ini kita bersama-sama dalam kebaikan, sama-sama memperbaiki diri,” tegasnya.

Kajian tersebut menghadirkan Ustazah Dewi Astuti, SKM., MARS sebagai pemateri. Pada penyampaiannya, ia mengulas terkait mengapa pemuda harus berhijrah kepada peserta yang hadir.
“Jadi, hijrah itu adalah meninggalkan apa yang Allah larang. Lantas mengapa pemuda harus berhijrah? Alasannya karena pemuda memiliki peran penting, baik untuk agama, bangsa dan negara. Pemuda memiliki semangat dalam melakukan kebaikan, melakukan perubahan,” kupasnya.
Mahasiswa S3 Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar tersebut memberikan tips kepada peserta yang hadir agar menjadi pribadi yang istiqamah dalam berhirah dijalan Allah.
“Tips agar kita bisa istiqamah hijrah, yang pertama adalah senantiasa kita meluruskan niat kita hanya karena Allah semata, kedua, menuntut ilmu secara kontinyu, bersahabat dengan Al-Quran dan berusaha mengamalkan ilmu. Terakhir yang tak kalah penting agar istikamah adalah berada dalam komunitas hijrah serta teman-teman shalihah,” jelasnya.
Sebelum mengakhiri sesi materi, Ustazah Dewi yang merupakan seorang dosen di kampus Universitas Megarezky Makassar menitipkan pesan penting agar senantiasa mencari jalan-jalan hidayah.
“Hidayah tidak akan datang kepada orang yang berdiam diri, tapi hidayah itu dijemput. Maka ayo berhijrahlah tanpa menunda esok atau lusa, karena malaikat Izrail siap menjemput kita kapan saja,” tutupnya.
Sesi selanjutnya ialah sharing pengalaman hijrah, kemudian ditutup dengan pembagian paket ifthar.
Reporter: Aadibah YuliAstutik
Editor : Sinta Kasim
