FMDKI.ORG, YOGYAKARTA–Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (FMDKI DIY) menggelar Kajian Majelis Ar-Rayan Muslimah (MARYAM) yang berlangsung pada tanggal 28 April-14 Mei 2020 secara daring.
Hukma Ayu, Ketua FMDKI DIY mengatakan kebutuhan untuk terus menuntut ilmu tidak bisa lepas dari diri seorang muslimah. Namun sebagian dari muslimah belum memahami tentang pentingnya menuntut ilmu.
“Meskipun saat ini himbauan untuk di rumah saja, tapi kita bisa tetap menunutut ilmu agar di rumah saja bernilai ibadah dan produktif. Karena itu majelis ini mengangkat tema ‘Melangkah dengan Qudwah, Bernafas dengan Ilmu’,” tutur Hukma sapaan akrap beliau.
Lanjut, Hukma menyampaikan bahwa
untuk menyiasati social distancing akibat pandemic Covid-19, kegiatan ini dilaksanakan secara daring via WhatsApp dan Zoom Meeting.
Secara khusus kajian MARYAM membahas tentang penjelasan Kitab Manhaj Thalabil ‘Ilm, karya Syaikh Shaleh bin Muhammad.
Adapun jumlah peserta yang terdaftar yaitu 36 orang dari berbagai kampus di Indonesia, tidak hanya dari Yogykarta. Peserta yang telah mendaftar selanjutnya akan mendapatkan materi sebanyak delapan kali pertemuan.
Peserta begitu antusias selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta yaitu Rahma, mahasiswa Universitas Aisyiah Yogyakarta menuturkan senang dengan adanya kajian daring seperti ini.
“Alhamdulillah setelah mengikuti kajian MARYAM banyak ilmu yang didapatkan. Syukron jazakumullahu khair ustaz dan panitia. Semoga kedepannya dapat diadakan kegiatan yang serupa sehingga dapat menambah wawasan kita,” ungkap Rahma.
Ustaz Fajar Hamid, yang juga merupakan mahasiswa dari Qassim University menjadi pemateri utama selama delapan kali pertemuan Kegiatan tersebut.
“Diharapkan dengan kegiatan ini para peserta bisa menambah wawasan dan semangat untuk tetap menuntut ilmu,” sambung Hukma selaku Ketua. (*IT/SK)
