Home FMDKI DAERAHKARIMAH FMDKI Manado, Ustazah Nur Aliah : Ini Amalan Penghapus Dosa

KARIMAH FMDKI Manado, Ustazah Nur Aliah : Ini Amalan Penghapus Dosa

by Admin 1 FMDKI News
0 comments

FMDKI.ORG, MANADO – Hadir untuk persiapkan bekal Ramadan, Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Manado sukses menggelar Kajian Ramadan Ilmiah Muslimah (KARIMAH), Sabtu (19/03/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut mengambil tema “Ramadhan Kabarkan Surga yang Dirindukan (The Best Time to Muhasabah)” yang dihadiri 55 partisipan.

Ketua FMDKI Daerah Manado, Fatihasari Yacub, dalam sambutannya mengatakan, KARIMAH bertujuan untuk memberikan pemahaman sebagai bekal menyambut Ramadan serta agar peserta menjadi pribadi yang lebih bertakwa dari sebelumnya.

“Kegiatan ini bisa dijadikan sebagai jembatan bagi muslimah untuk mendapatkan banyak ilmu untuk bekal dalam menghadapi Ramadan agar kelak setelah Ramadan kita bisa lahir kembali menjadi manusia yang lebih bertakwa dari sebelumnya,” ungkapnya.

Acara ini menghadirkan dua pemateri. Adapun materi pertama dibawakan oleh salah seorang Daiyah sekaligus master of trainer aktivitis dakwah muslimah, Ustazah Darmawali.

Pemateri mengangkat judul “Sambut Ramadan Raih Kemuliaan” yang menitikberatkan pentingnya bekal ilmu sebagai persiapan untuk menjalani bulan mulia yang segera tiba, yaitu bulan Ramadan.

Materi selanjutnya disajikan oleh Ustazah Nur Aliah, Daiyah dan pengajar dengan judul “Ramadan Kabarkan Surga yang Dirindukan (The Best Time to Muhasabah)”.

Ustazah Nur Aliah mengajak seluruh peserta merenungi kembali amalan-amalan yang telah dilakukan sebelumnya serta menjalankan berbagai ibadah yang dapat dilakukan pada bulan Ramadan sebagai wasilah pengampun dosa. Ibadah tersebut termasuk puasa, membaca al-Qur’an, qiyam Ramadan, sedekah, hingga menuntut ilmu.

“Jadikan amalan-amalan ini sebagai wasilah untuk diampuni dosa-dosa kita. Akan ada waktu dimana kita diperlihatkan semua perbuatan kita termasuk amalan-amalan Ramadan sebelumnya kemudian akan dihisab. Mari kita renungkan itu. Mungkin di bulan Ramadan kita bisa menjadi Khadijah atau Aisyah, tapi siapa yang akan menjamin seterusnya kita akan terus seperti itu,” ucapnya.

Di akhir kegiatan sebelum pembagian doorprize bagi peserta beruntung, panitia mengajak seluruh muslimah yang hadir untuk belajar Islam di Gen-H, sebuah komunitas belajar al-Qur’an setiap pekannya.

Reporter : Dewi Ekatanti

Editor : Sinta Kasim

You may also like

Leave a Comment