FMDKI.OR.ID, PALU– Lembaga Dakwah Fakultas Kemuslimahan Darul ‘Ulum Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (UNTAD) Palu sukses adakan Studi Islam Intensif (SII), dengan angkat tema “Bersama Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Berprestasi di Era Society 5.0”, Ahad (17/92023).
Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Banua Kaili Universitas Muhammadiyah Palu, berhasil hadirkan 752 mahasiswi dari berbagai Jurusan dan Program Studi FKIP UNTAD.
Ketua Biro Kemuslimahan Darul ‘Ulum FKIP UNTAD, Olivia Indrawati Isomang memaparkan bahwa SII merupakan lanjutan dari kegiatan Tes Potensi Baca Al-Quran yang telah diikuti 1.050 muslimah FKIP dengan kategori lancar dengan tajwid hanya sebanyak 97 orang atau sama dengan 9% dari total keseluruhan.
“Adapun kategori lancar tanpa tajwid sebanyak 535 orang atau sama dengan 50% dari total keseluruhan. Kategori tidak lancar sebanyak 307 orang atau sama dengan 30% dari total keseluruhan. Dan kategori tidak tahu sebanyak 54 orang atau sama dengan 5% dari total keseluruhan. Sehingga itulah menjadi latar belakang diadakannya Studi Islam Intensif,” jelasnya dalam sambutanya.
LDF TP Darul ‘Ulum hadirkan Ustazah Wahyuni sebagai pemateri dengan judul ‘Glory Life with Al-Quran’. Ustazah yang merupakan Dai’yah tersebut menuturkan jika sejatinya segala yang berkaitan dengan Al-Quran akan mulia.
“Jika ingin menjadi generasi yang mulia maka mulailah dengan mendekatkan diri dengan Al-Quran. Kita akan terbiasa membaca Al-Quran kalau ala bisa karna biasa dan jangan lewatkan tanpa membaca Al-Quran setiap harinya,” ujarnya.
Adapun materi kedua dengan judul ‘It’s My Dream, What Is Yours?’ dibawakan oleh Asrianti dg Bintang, merupakan dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNTAD yang sedang melanjutkan studi S3, membagikan materi untuk meraih mimpi dan tips memanfaatkan masa muda dengan sebaik-baiknya.
“Masa muda digunakan sebaik-baiknya dengan memiliki 4 investasi yaitu Investasi Spiritual, Investasi Silaturahim, Investasi support system, dan Investasi pengetahuan,” tuturnya melalui sambungan Zoom dari Turki.
Lebih lanjut, perempuan duta bahasa negara perwakilan Sulteng tersebut juga menjelaskan tentang kunci meraih mimpi.
“Dalam meraih mimpi, kita harus meyakini bahwa kita pastikan bisa. Biarkan bagaimana kita tumbuh dan berkembang dengan mimpi kita yang besar,” pungkas dosen muda tersebut dengan senyum pertanda semangat.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan games menarik dari panitia, salat berjamaah, makan siang, dan pembagian kelompok belajar Al-Quran intensif sebagai bentuk follow up kegiatan.
Reporter: Sri Safira
Editor: Sinta Kasim
