Home FMDKI NEWSUstad Zaitun Rasmin Harapkan FMDKI Kuatkan Dakwah Kampus dan Media

Ustad Zaitun Rasmin Harapkan FMDKI Kuatkan Dakwah Kampus dan Media

by Wahyuni
0 comments

FMDKI.OR.ID, MAKASSAR – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Pusat sukses gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional (TADKN) sebagai ajang silaturahmi dan juga menambah pemahaman tentang bagaimana membangun spirit perjuangan para aktivis dakwah kampus, Sabtu, (20/01/2024).

TADKN ini mengusung tema “Spirit Aktivis Dakwah kampus (Menggagas Peradaban Menuju Izzatul Islam)”, berlangsung pukul 13.00-17.30 WITA secara hybrid dengan peserta offline berpusat di Aula Prof. Mattulada Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin Makassar sebanyak 235 orang dan peserta online bergabung via Zoom Meeting dari berbagai daerah di Indonesia sebanyak 550 orang.

Ketua FMDKI Ilma Auliya mengatakan, bahwa dengan adanya TADKN ini diharapkan mampu menjadi ajang silaturahmi aktivis dakwah dari berbagai belahan daerah di Indonesia dan menjadi awal bangkitnya kembali peradaban Islam.

“Salah satu yang menjadi tujuan utama diadakannya TADKN ini adalah sebagai ajang silaturahmi akbar para aktivis dakwah kampus dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Alhamdulillah kurang lebih 20 tahun yang lalu sampai hari ini sudah ada 32 FMDKI daerah yang terbentuk. Semoga dengan berkumpulnya para Aktivis Dakwah Kampus mengawali bangkitnya kembali peradaban Islam,” ungkapnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang sangat kompeten di bidangnya yaitu Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A dan Ustazah Nurinsani, S.Si., Apt., M.Pd.

Ustaz Dr. KH. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A yang merupakan Ketua Ikatan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara ini sebagai pemateri pertama mengatakan bahwa upaya kreativitas dalam dakwah sangat penting dan dibutuhkan.

“Upaya dakwah di generasi muda khususnya para Mahasiswa itu sangat istimewa karena mereka memiliki pengetahuan dan intelektualitas yang sangat tinggi. Walaupun pada dasarnya sumber dakwah itu mutlak dari Alquran dan sunnah, tapi pelaksanaannya, teknis dan kreativitasnya kembali ke para aktivis dakwah sekalian,” jelasnya.

Selaku Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia tersebut juga menyampaikan dan menaruh harapan sebesar-besarnya kepada seluruh Aktivis Dakwah Kampus agar bagaimana mereka mampu menjadi jawaban dari salah satu tantangan dakwah hari ini yaitu dakwah media.

“Hari ini kita berada dalam ada masa generasi millenial dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi dakwah kita. Oleh karena itu, kita sebagai pemuda yang juga berada di generasi yang sama saat ini, itu mampu memberikan kontribusi dan peran terbaik serta lebih besar pada dakwah media,” ungkapnya.

Pada akhir materinya, Wakil Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI tersebut memberikan solusi agar dakwah bisa lebih baik hari ini, yang senantiasa survive di setiap kondisi dan zaman.

“Kalau kita ingin melihat dakwah lebih baik hari ini, maka selain menggunakan metode dakwah secara langsung kita juga gunakan media-media yang ada hari ini. Kita harus melek media dan menggali lebih dalam kreativitas yang kita miliki sebagai kaum intelektual agar dakwah yang akan diberikan kepada orang lain itu bisa sampai kepada mereka. Saat ini dakwah media adalah kebutuhan dan tuntutan,” pungkasnya.

Sesi akhir kegiatan TADKN 2024 ini ditutup dengan pembagian doorprize dan beberapa persembahan special dari panitia serta foto bersama para aktivis dakwah kampus.

Reporter: Wahyuni
Editor: Sinta Kasim

You may also like

Leave a Comment