Home FMDKI NEWSUngkap Fakta Kesehatan Mental, FMDKI Ajak Muslimah Kampus Peduli Isu Suicidal

Ungkap Fakta Kesehatan Mental, FMDKI Ajak Muslimah Kampus Peduli Isu Suicidal

by Admin FMDKI News
0 comments

FMDKI.OR.ID, MAKASSAR – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) kembali melaksanakan Kajian Kontemporer yang berlangsung secara online melalui Zoom Meeting dan live YouTube pukul 20.00–22.00 WITA pada Sabtu (31/5/2026).

Diikuti sebanyak 146 peserta dari berbagai daerah, Kajian kontemporer kali ini mengangkat tema “Campus & Suicidal Issues : Seberapa Aman Kampus Hari Ini?” sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan mental mahasiswa dan lingkungan kampus saat ini.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua FMDKI, Supriati, S.IP., Gr. Beliau menyampaikan bahwa FMDKI hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai ruang aman dan tempat saling menguatkan bagi muslimah kampus.

“Kami hadir sebagai kakak dan seorang teman yang berusaha untuk saling memahami, menjadikan FMDKI sebagai rumah kita bersama bahwa kita tidak sendiri dalam mengarungi perjalanan di kampus,” ujarnya.

Hafshah sapaan akrabnya juga berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat memperoleh insight baru serta mampu menjadi penolong bagi diri sendiri maupun orang lain di tengah berbagai persoalan kehidupan kampus.

“Semoga melalui kegiatan malam ini kita bisa memaksimalkan diri, mendengar dan kemudian apa yang menjadi nasihat untuk diri sendiri dan menjadi penolong untuk teman-teman kita di luar sana,” lanjutnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Fauziah Hurun’in Bustimoriany, S.S., M.Pd., selaku Aktivis Dakwah Kampus dan Pembina FMDKI.

Ustazah Fauziah membahas fenomena meningkatnya persoalan kesehatan mental pada generasi muda, khususnya Gen Z di lingkungan kampus. Beliau menjelaskan bahwa banyak Gen Z saat ini mengalami tekanan mental akibat berbagai persoalan kehidupan yang semakin kompleks.

Beberapa faktor yang menjadi penyebab di antaranya stres finansial, tekanan pencapaian, kurangnya arah dan tujuan hidup, perubahan iklim dan kekhawatiran global, serta kesepian dan kebutuhan akan hubungan sosial.

“Mayoritas Gen Z merasa kesehatan mental mereka terganggu akibat tekanan hidup yang semakin kompleks,” jelas beliau dalam pemaparannya.

Dalam pemaparannya, narasumber tidak hanya meninjau isu tersebut dari perspektif psikologis, tetapi lebih menekankan pada cara pandang mahasiswa dan Aktivis Dakwah Kampus dalam memahami fenomena yang terjadi. Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak untuk melihat berbagai faktor yang berkontribusi terhadap munculnya isu tersebut di kalangan mahasiswa, sekaligus memahami bahwa persoalan ini tidak dapat dilepaskan dari peran berbagai institusi dan lingkungan di sekitarnya.

“Oleh karena itu, peserta yang mayoritas merupakan ADK didorong untuk melihat isu ini secara lebih komprehensif, mencakup peran negara, kampus, keluarga, serta lingkungan sosial dalam membentuk kondisi yang dapat memengaruhi kesehatan mental mahasiswa,” ucapnya.

Kajian berlangsung dengan antusias hingga akhir kegiatan. Melalui kajian ini, FMDKI berharap mahasiswa muslimah dapat memahami bahwa setiap persoalan pada dasarnya memiliki solusi, dan solusi tersebut hadir dalam ad-Din Islam sebagai pedoman hidup yang mampu memberikan ketenangan dan arah kehidupan.

Reporter: Hamdana
Editor: Mutmainnah Jufri

You may also like

Leave a Comment