FMDKI.OR.ID, PAREPARE – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Parepare kembali gelar Kajian Ramadan Ilmiah Muslimah (KARIMAH), Sabtu (02/03/24).
Kegiatan yang bertajuk “Ramadhan Full of Power (Memetik Hikmah Perjuangan Palestina)” ini berlangsung di Balai Ainun dan Habibie dan dihadiri oleh 54 peserta.
Ketua panitia, Suridha dalam sambutannya menyampaikan tujuan adanya KARIMAH agar setiap muslimah dapat memetik hikmah perjuangan Palestina.
“Tujuan diadakan KARIMAH ini adalah untuk memberikan pemahaman yang benar kepada para muslimah kampus, tentang keutamaan Ramadan dan kemulian-kemulian apa saja yang didapatkan saat mempersiapkan Ramadan tahun ini, sembari turut berduka cita tentang kondisi saudara saudari di Palestina, keadaan lapar dan dahaga yang dirasakan pada saat Ramadan nanti,” ucapnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua FMDKI Parepare Nurhijrah, S.Hum, dalam sambutannya menyampaikan spirit perjuangan rakyat Palestina yang diharapkan ada saat Ramadan tiba.
“Di tengah gempuran Zionis Israel, rakyat Palestina masih mendirikan salat lima waktu, mengucapkan alhamdulillah, dan hasbunallah wa nik’mal wakil ni’mal maula wa ni’man nasir. Mereka tetap berpikir positif kepada Allah, percaya kepada Allah, menunaikan segala perintah-Nya. Spirit inilah yang ingin pupuk di momen Ramadan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, materi pertama disampaikan oleh Ustazah Siti Adya Ekasatya, S.Kom yang menjelaskan hikmah puasa di bulan Ramadan.
“Hikmah puasa Ramadan menumbuh kemandirian, karena hanya hamba dan Allah yang tahu. Mandiri menahan rasa haus dan lapar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, alumni Universitas Muhammadiyah Parepare ini juga memaparkan salah satu hikmah puasa yang lain, adalah menjaga kesehatan moralitas dan fisik.
“Puasa sebenarnya melatih fisik. Lihatlah, banyak orang sakit apabila ingin dioperasi, dokter menyarankan berpuasa di hari itu,” jelasnya.
Adapun materi kedua disajikan oleh Ustazah Namrah Basri, S.Pd yang dalam pemaparannya, mengajak peserta menghapal doa di malam Lailatul Qadar.
“Sebelum meninggalkan gedung ini, ayo hapal dulu ini agar di Ramadan nanti kita bisa mengamalkannya. Allahumma innaka ‘affuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fuanni,” tuturnya.
Di pertengahan acara, panitia menampilkan video persembahan yang menceritakan kisah rakyat Palestina yang semangat beribadah meski digempur perang.
Reporter: Fitria Fathun Rohma
Editor: Sinta Kasim
