FMDKI.ORG, TARAKAN–Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Tarakan, gelar Seminar Muslimah, Ahad (26/06/2022).
Kegiatan yang bertajuk “Salahkah Aku Jatuh Cinta? (LGBT dalam Perspektif Islam dan Kesehatan)” sukses menghadirkan 113 peserta di Auditorium SMPN 1 Tarakan.
Pada kesempatan tersebut panitia menghadirkan Ustazah dr. Muhyinah Nur, Pegiat Dakwah pemuda, Founder Journey to Kaffah Comunity, serta dokter disalah satu Rumah sakit di Kota Makassar yang menyampaikan fitrah cinta manusia adalah berpasangan antara lelaki dan perempuan.
“Islam itu sempurna dan menyeluruh bahkan menjelaskan tentang cinta agar semua berjalan sesuai mestinya, sedangkan fitrahnya cinta berpasangan antara lelaki dan perempuan,” jelasnya.
Lebih lanjut, penulis buku ‘Labbaik yaa Aqsa’ tersebut memaparkan bagaimana sebenarnya perbedaan LGB dan Transgender.
“Kaum LGB sudah pasti dilaknat karena perilaku mereka yang menyimpang, sedangkan Transgender adalah bawaan atau genetik sehingga bisa saja mereka tidak dilaknat jika tidak melakukan penyimpangan,” jelasnya.
Ustazah Muhyina juga menegaskan bahwa perilaku Lesbian, Gay, Biseksual atau LGB bukan genetik melainkan karena lingkungan dan pengalaman pribadi pelaku.
Qalbiah Fitri selaku ketua FMDKI Daerah Tarakan menuturkan, tujuan kegiatan ini agar peserta memahami faktor dan bahaya LGBT berdasarkan pandangan Islam dan pandangan kesehatan.
“Bagaimana memahami fitrah manusia serta memahami LGBT dalam perspektif Islam dan kesehatan,” ungkapnya.
Muslimah yang akrab disapa Qalbi tersebut berharap kegiatan ini mampu mengedukasi masyarakat luas agar LGBT bisa ditekan penyebarannya.
“Kami berharap peserta bisa membagikan pengetahuan ini kepada orang terdekat, kerabat, dan saudara. Sehingga LGBT bisa ditekan dan dicegah penyebarannya,” harapnya.
Di akhir kegiatan, acara ditutup dengan sosialisasi Generasi Hijrah dan pembagian doorprize kepada peserta.
Salah satu peserta, Suci Agusti menyampikan kesannya perdana mengikuti seminar.
“Masya Allah sangat bermanfaat sekali, terutama untuk saya yang baru perdana mengikuti kegiatan seperti itu, semoga next time bisa ikut lagi jika ada seminar yang lainnya,” harapnya.
Reporter: Mawarni
Editor: Sinta Kasim
