FMDKI.ORG, KENDARI– Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) se-Universitas Halu Oleo (UHO) didukung oleh Lembaga Dakwah Kampus Ulul Albaab (LDK UA) sukses gelar Gebyar Mahasiswa Qur’ani (GMQ), Ahad (27/11/ 2022).
LDF tersebut terdiri dari Ulul Albaab FT, Remus Ash Shihhah FKM, Remus Asy Syifa FK, Al Furqon FMIPA, Bahrul ‘Ulum FKIP, An Nahl FPt, Raudhatul ‘Ilmi FP, Fityatul Haq FISIP, Al MushlihFEB, Al Adab FIB, Remus Az Zhillah FHIL, Al Mutqin FH, MPM Al Hakam FH, Al Marjan FITK, Al A’afiyyah Farmasi, dan Bahrul ‘Ilmi FPIK.
GMQ kali ini mengusung tema “Al-Qur’an, bersamamu Kutemukan Solusi Hidupku” yang dilaksanakan di Gedung Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UHO yang dihadiri 222 peserta.
Selain itu, acara ini dirangkaikan dengan pembagian waqaf Al-Qur’an untuk mahasiswa serta persembahan puisi tentang Al-Qur’an yang menuai banyak sorak peserta.
Murni Nurmae selaku ketua panitia menyampaikan, harapan GMQ diadakan setiap tahun agar menggaungkan Al-Qur’an di Kampus.
“Harapan kami Gebyar Mahasiswa Qur’ani dapat terlaksana setiap tahunnya dengan rangkaian kegiatan berupa waqaf Al-Qur’an agar semakin menggaungnya Al-Qur’an di kampus yang sama-sama kita cintai,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Nia Damayanti selaku ketua kemuslimahan LDK Ulul Albaab menyampaikan, kegiatan GMQ sebagai wadah bagi peserta dalam belajar Al-Qur’an.
“Kami lembaga Dakwah Kampus bersama Lembaga Dakwah Fakultas merupakan wadah bagi peserta sekalian dalam belajar Qur’an,” tegasnya.
Ketua jurusan Bioteknologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ibu Sri Ambardini dalam sambutannya menuturkan, bahwa Al-Qur’an bukan saja solusi, namun juga pedoman hidup.
“Harapannya Al-Qur’an bukan saja solusi, namun juga bekal kita untuk menuju akhirat, karena apa yang tertulis dalam Al-Qur’an merupakan pedoman hidup kita,” pungkasnya.
Lebih lanjut Ibu Sri Ambardini menyampaikan bahwa beliau merasa terharu dengan MC yang menggunakan dua bahasa.
“Saya terharu dengan MC kegiatan GMQ ini, karena menggunakan dua bahasa, satu MC berbahasa Indonesia, MC lainnya berbahas arab yang sesuai dengan kegiatan GMQ,” ungkapnya.
Turut hadir Ustazah Jusnani sebagai pemateri yang mengatakan jika kedatangan peserta pada kegiatan GMQ hatinya dicondongkan pada kebaikan.
“Saya yakin bahwa yang hadir hari ini, dikesempatan ini adalah orang-orang yang dicondongkan hatinya pada kebaikan, maka bersyukurlah, ini adalah awal yang baik,” pungkasnya.
Ustazah Jusnani menambahkan bahwa siapapun mulia dekat dengan Al-Qur’an.
“Al-Qur’an itu mulia, siapa saja yang berkaitan dengan Al-Qur’an maka ia mulia, contohnya malaikat jibril mulia karena Al-Qur’an, Nabi Muhammad mulia karena Al-Qur’an, kota Mekkah mulia karena Al-Qur’an bahkan Para Sahabat Mulia karena zaman dimana Al-Qur’an diturunkan,” terangnya selaku pemateri.
Selain itu, Ustazah Jusnani yang juga trainer tersebut mengatakan Andalusia merupakan kota dibawah kekuasan Islam runtuh akibat jauh dari Al-Qur’an. Runtuhnya Andalusia (Spanyol), yang mana kota tersebut tiang-tiangnya terbuat dari emas, bejana-bejananya emas, kini runtuh tatkala perang salib karena jauhnya mereka dari Al-Qur’an.
“Sudah saatnya kita dekat dengan Al-Qur’an agar kita mulia, tatkala kita dekat dengan Al-Qur’an disitulah kemudahan selalu ada,” ujarnya.
“Manfaat Al-Qur’an baik dunia dan diakhirat. Manfaat Al-Qur’an didunia adalah diberikan ketenangan, dimudahkan urusan dan diangkatnya derajat, olehnya itu mari awali pagi kalian dengan Al-Qur’an sehingga akan mendapatkan keberkahan,” terangnya.
Salah satu peserta yang turut hadir, Nur kalifa jurusan Oseonagrafi menuturkan, harapannya dalam mengikuti acara ini menjadi lebih dekat dengan Al-Qur’an.
“Harapan saya setelah kegiatan ini banyak sekali manfaat yg saya dapat yaitu lebih dekat lagi dengan Al-Qur’an, jadikan Al-Qur’an sebagai solusi setiap masalah,” pungkasnya.
Pada sesi akhir Acara, terdapat sosialisasi kelompok halaqah Generasi Qur’an yang akan dilakukan secara berkesinambungan.
Reporter: Sabitri Aderiani
Editor: Sinta Kasim
