FMDKI.ORG, KOLAKA – Forum muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Kolaka sukses gelar Kajian Ramadhan Ilmiah Muslimah (KARIMAH) dengan tema “Ramadhan The Real Healing (Meraih Ketenangan Jiwa dengan Spirit Takwa)”, Ahad (12/03/23).
Kegiatan yang dihadiri 74 peserta ini berlangsung di Aula Bappeda Kolaka sejak pukul 08.00 – 12.00 WIB.
Turut hadir sebagai Keynote Speaker, Kepala Bidang Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kolaka, Hj. Andi Wahidah, S.Pd., M.M., S.E. Dalam sambutannya, beliau sangat mendukung kegiatan KARIMAH dan berharap event seperti ini bisa ditingkatkan.
“Pemerintah kabupaten Kolaka sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sangat bersinergi dengan program-program pemerintah khususnya dalam rangka menyukseskan program pembangunan dari kegiatan dakwah dan sosial kemasyarakatan yang sesuai dengan visi-misi Kabupaten Kolaka yang maju, berkeadilan, cerdas, dan kreatif,“ ujarnya.
Beliau berharap, kegiatan-kegiatan seperti ini terus ditingkatkan sehingga mencipta perubahan-perubahan yang lebih baik terhadap kegiatan sosial keagamaan. Serta dapat menjadi penggerak bagi organisasi lain untuk sama-sama berperan aktif agar menjadi salah satu kekuatan bagi pembangunan dalam rangka meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan Kolaka melalui syiar dan dakwah.
Adapun pemateri pertama oleh Ustazah Sri Kurniawaty Fazriyani Nurdin, S.H., M.H yang mengungkapkan bahwa kehadiran diri di tempat ini karena kewajiban.
“Hadirnya kita di sini bukan karena undangan, tetapi karena kewajiban sebab menuntut ilmu itu hukumnya wajib. Bulan Ramadhan merangkai kita menjadi lebih baik dari ujung kaki sampai ujung kepala,” ungkap Ustazah Sri yang juga merupakan Ketua FMDKI Kolaka.
Materi kedua disajikan oleh Ustazah Ikrawati yang menegaskan bahwa Ramadan akan tiba.
“Kita datang di majelis ini, kegiatan ini bukan sekedar duduk saja tetapi bagaimana kita saling mengingatkan bahwa sebentar lagi Ramadan akan tiba, kita akan masuk di bulan suci,” tegasnya.
Ustazah Ikra sapaan akrabnya menambahkan, hadirnya diri di tempat ini adalah bukti bahwa ada persiapan dan kegembiraan dengan datangnya bulan Ramadan.
“Kehadiran kita ini adalah salah satu bukti bagaimana kita siap, bagaimana kita peduli, dan bergembira akan datangnya bulan Ramadan. Salah satu bukti sikap peduli kita dengan bulan Ramadan bagaimana kita terus belajar sebelum kita masuk di bulan Ramadan,” terangnya.
Lebih lanjut, mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Makassar itu melanjutkan, seorang muslimah sejatinya tentunya melakukan pekerjaan dan amal ibadah yang didasari dengan ilmu dan bersumber dari Al-Qur’an dan hadis.
Event Ramadan ini ditutup dengan pembagian cendera mata dan pengumuman pemenang doorprize.
Reporter: Musdalifah
Editor: Rika Arlianti DM
