FMDKI.ORG, PINRANG– Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Pinrang berkalaborasi dengan Ikatan Pelajar Muslimah Indonesia (IPMI) Pinrang, selenggarakan Kajian Ramadhan Ilmiah Muslimah (KARIMAH). Ahad (12/3/2023)
Kegiatan tahunan ini bertajuk “Ramadhan The Real Healing (Meraih Ketenangan dengan Spirit Takwa)” yang dilaksanakan di Aula Pusat Dakwah Muhammadiyah Pinrang pada pukul 08.00- 12.30 WITA.
KARIMAH kali ini dihadiri oleh 137 muslimah meliputi kampus dan sekolah yang ada di daerah kota Pinrang.
Kajian yang bertujuan memberikan bekal menyambut bulan suci Ramadan ini, dibuka secara resmi oleh Ibu Afdalia, S.Pd, M.Pd, selaku Dosen di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Dakwah Wal Irsyad (STKIP DDI) Pinrang Prodi Pendidikan Fisika.
Pada sambutannya, beliau menuturkan dukungan dan apresiasi kepada FMDKI dan IPMI Daerah Pinrang.
“Saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan KARIMAH ini, semoga materi materi yang akan disampaikan oleh pemateri bermanfaat bagi muslimah-muslimah yang telah menyempatkan hadir di aula ini untuk benar-benar memaknai Ramadhan sebagai the real healing,” tuturnya.
Alumni Negeri 1 Tinambung tersebut menambahkan, jika ingin menyembuhkan dan mengobati batin maka harus banyak-banyak mengingat Allah atas segala hal-hal di dunia yang tak luput dari kuasa Allah.
“Dengan begitu, kita bisa me-manage emosi rasa, pikiran dan sikap terhadap segala hal dengan bijak atas petunjuk Allah,” pungkasnya.
Senada dengan hal tersebut, Nur Hidayah sebagai ketua panitia berharap menjadikan kegiatan ini sebagai sarana mengejar pahala menuju keberkahan hidup yang lebih baik.
“Karna bulan penuh berkah (Ramadan) akan segera tiba. Kita berharap momentum terbaik ini selayaknya kita jadikan sarana perjalanan suci untuk kita berhijrah dari kebiasaan buruk, untuk kita segera menuju kepada hidayah dan Maghfirah-Nya,” harapnya.
Sementara itu, Ustazah Haeriah Pajerai seorang Da’iyah dan Trainer, selaku pembicara pada materi pertama menyampaikan jika semua mungkin bisa dibeli dengan uang, akan tetapi tidak dengan ketentraman jiwa.
“Harta dapat membeli segala sesuatu, tapi harta tidak bisa membeli ketenangan jiwa. Maka, healing yang sebenarnya adalah inabah (kembali kepada Allah),” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Ustazah Suzianti Syamsul, S.Pd sebagai narasumber kedua yang mengungkapkan agar tahun ini lebih mempersiapkan diri lagi, membuat schedule ibadah-ibadah agar waktu kita semakin lebih terarah.
“Orang yang beruntung ialah orang yang jauh lebih baik dari kemarin, bukan diukur dari segi fisik akan tetapi kualitas dan kuantitas amalan kita,” ucapnya.
KARIMAH kali sedikit berbeda, para pengurus FMDKI instiatif mengadakan Lomba Menulis Kisah Inspiratif sebelum hari H-nya, dihadiri 137 muslimah meliputi kampus dan sekolah sekaligus wisuda peserta Gerakan Khatam Qur’an oleh IPMI daerah Pinrang.
Adapun nominasi dari lomba tersebut, juara 1 dimenangkan oleh Khaulah Muhtar dari SMP IT Al Ikhlas dengan karyanya yang berjudul “Aku dan Sang Tamu Agung”. Juara 2 diraih oleh Afni Oktaviani dari STKIP DDI Pinrang, “Siapkan Bekal Terbaikmu Menyambut Bulan Ramadhan”. Pada juara 3 ada Hariani, siswa SMAN 3 Pinrang dengan kisah “Nasehat Diri”.
Reporter: Hanifah Annisa
Editor: Sinta Kasim
