FMDKI.OR.ID, MAKASSAR – Tim SAINS bersama dengan Subdirektorat Koordinasi Perkuliahan Bersama sukseskan Ramah Tamah SAINS (RTS) dengan tema #The Real Besties : “Kisah Indah antara Aku, SAINS, dan Al-Qur’an”, Sabtu (25/11/2023).
Acara yang dihadiri oleh 1.209 praktikan SAINS dari 10 Fakultas di Unhas dan Asisten SAINS serta dosen Unhas ini diadakan di dua titik besar, yakni di Masjid Ikhtiar Kampus Unhas oleh praktikan muslim dan di Bruga A. Pangerang Pettarani Unhas oleh paktikan Muslimah.
RTS ini merupakan rangkaian terakhir dari kegiatan Studi Al-Qur’an Intensif (SAINS) yang diadakan setiap semester bagi para mahasiswa yang mengambil mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Muhammad Sahir selaku koordinator Tim SAINS Unhas dalam sambutannya.
“Kegiatan ini dibuka dengan SAINS Kelas Besar (SKB), kemudian Pre Test, SKK 1 hingga SKK 7, kemudian Final Test dan terakhir sebagai puncak kegiatan di hari ini, yaitu Ramah Tamah SAINS. Pelajaran kita terkait Al-Qur’an jangan hanya berhenti ketika kegiatan SAINS ini selesai tetapi pelajaran Al-Qur’an kita harus terus berlanjut. Hadirnya kami di sini diharapkan bisa menjadi bimbingan dan pelajaran betapa pentingnya Al-Qur’an sehingga kita dapat duduk berkumpul bersama di syurga kelak,” jelasnya.
Ketua Umum UKM LDK MPM Unhas Muhammad Pahri dalam sesi sambutan menambahkan tentang anjuran agar senantiasa memperbanyak bersyukur kepada Allah karena hal yang dirasakan mungkin tidak dirasakan oleh saudara kita di luar sana (Palestina). Al-Qur’an merupakan pedoman, sehingga sungguh rugi jika masih ada pemuda yang masih membiarkan dirinya untuk tidak dapat membaca Al-Qur’an.

Ibu Dr. St. Wahidah Masnani, S.S.,M.Hum. selaku dosen mata kuliah PAI yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa tema yang diangkat pada semester ini sangat menarik. Beliau menekankan bahwa selama proses pertemuan SAINS ada banyak kisah indah yang terjadi antara mahasiswa, Al-Qur’an, dan tim SAINS. Ungkapan apresiasi dan terima kasih juga turut membersamai untaian kata beliau kepada tim SAINS yang telah mendampingi para mahasiswa selama beberapa pekan.
“Keberhasilan SAINS ini tidak mungkin akan berjalan dengan baik tanpa tim SAINS,” ungkapnya.
Beberapa praktikan SAINS yang hadir pun mengungkapkan kesan dan pengalaman yang luar biasa bersama Al-Qur’an setelah mengikuti proses SAINS tersebut.
“Kesan saya setiap mendengar dan membaca Al-Qur’an adalah isinya sangat relate dengan kehidupan saya. Setiap selesai membaca Al-Qur’an saya merasa iman saya semakin meningkat,” tuturnya.
“Al-Qur’an adalah sebaik-baik sahabat yang memberikan kebaikan bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. Orang yang terbaik adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan yang mengajarkannya, mengapa dikatakan sebagai orang yang terbaik? Karena mereka yang belajar Al-Qur’an sedang menyempurnakan diriya dan orang lain,” tambah peserta lain pada sesi sharing dengan pemateri.
Agenda ini dimulai dari pembukaan, sambutan-sambutan dan kemudian sesi materi. Panitia pelaksana juga menghadirkan persembahan puisi yang dirangkaikan dengan drama. Hal tersebut sukses mengundang decak kagum, tawa dan haru dari para penonton.
Tidak hanya itu, panitia juga menghadirkan persembahan dari Biro Adik Asuh UKM LDK MPM Unhas yang menyanyikan nasyid tentang Palestina. Persembahan itu menuai gelak tawa dan rasa kagum mereka sehingga menambah keseruan dari kegiatan RTS tersebut. RTS ditutup dengan pengumuman praktikan terbaik dan pemberian sertifikat SAINS.
Reporter: Syiaul Bashirah
Editor: Sinta Kasim
