Home ARTIKELMengapa Harus Bersabar?

Mengapa Harus Bersabar?

by Sinta Kasim
0 comments

FMDKI.ORG, Keimanan seseorang tentu dapat diibaratkan roda. Kadang naik dan turun. Kadang ia bertambah karena ketaatan kepada Allah dan berkurang sebab kemaksiatan.

Para ulama menjelaskan, jika iman itu terdiri dari dua bagian. Sebagian berupa sabar, dan sebagian lagi berupa syukur.

Kehidupan ini tentu akan senantiasa diiringi dengan nikmat dan musibah, bagaimana Allah menguji hamba-Nya di dunia.

Tak jarang seseorang kemudian berkeluh kesah saat ditimpa ujian. Namun ada pula yang kemudian bersabar.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Sabar adalah meneguhkan diri dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, menahannya dari perbuatan maksiat kepada Allah, serta menjaganya dari perasaan dan sikap marah dalam menghadapi takdir Allah….” (Syarh Tsalatsatul Ushul, hal. 24)

Pada surah Ali-Imran ayat 200 Allah Ta’ala berfirman,


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


Terjemahnya: “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imran: 200).

Sabar merupakan pilar kebahagiaan seorang hamba. Bagaimana tidak, tatkala ditimpa musibah, lantas ia bersabar. Segala yang menimpanya selalu dikembalikan kepada Allah, hingga hatinya tak risau dan cemas.

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Kedudukan sabar dalam iman laksana kepala bagi seluruh tubuh. Apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh.” (Al-Fawa’id, hal. 95)

Maka sesungguhnya dapat dikatakan jika sabar tak ada batasnya. Karena jika kesabaran telah hilang maka segala hal juga akan menjadi masalah.

Salah satu contoh misalnya. Seseorang yang dikenal sabar dan pendiam namun karena sering diejek, lantas ia naik pitam. Tak jarang dari mereka kemudian melakukan kekerasan hingga pembunuhan karena hilang kesabarannya.

Seseorang yang memiliki kesabaran tentu ada balasan terbaik yang akan ia dapatkan. Sebagaimana dalam firman Allah, “Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.” (QS. Al-Furqaan: 75).

Kadang terlihat sepele bersabar atas apa yang menimpa seseorang, namun ketahuilah bahwa buah dari kesabaran itu akan terasa lebih manis dari madu.

Allah Ta’ala berfirman,


إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجۡرَهُم بِغَيۡرِ حِسَابٍ

Terjemahnya: “Sesungguhnya orang-orang yang sabar itu akan disempurnakan balasan pahala mereka tanpa ada perhitungan.” (QS. Az-Zumar: 10).

Ada banyak dalil yang mengajarkan arti dan pentingnya sikap sabar tersebut. Pahala yang akan terus mengalir atas setiap sabar yang kita tanamkan.

Semoga Allah senantiasa menjaga dari keburukan dan menetapkan kita menjadi orang-orang yang senantiasa bersabar. Aamiin allahumma aamiin

Penulis: Sinta Kasim
Editor: Admin FMDKI News

You may also like

Leave a Comment