FMDKI.OR.ID, MAKASSAR – Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Kampus Mahasiswa Pencinta Mushalla Universitas Hasanuddin (UKM LDK MPM Unhas) bersama seluruh aliansi Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) se-Unhas adakan Kajian Pengurus Akbar, Ahad (03/11/2024).
Sukses hadirkan 100 Aktivis Dakwah Kampus (ADK) Unhas pada kegiatan KP Akbar ketiga, kegiatan kali ini mengundang dua alumni Ketua Umum UKM LDK MPM Unhas sebagai pemateri, dengan mengangkat tema “Dear to Dream Big: Wujudkan Visi, Inovasi dan Kontribusi”.
Muhammad Yusuf Habibie selaku Ketua Umum UKM LDK MPM Unhas dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dalam berdakwah yang pertama harus dilakukan yakni memahami ilmu itu sendiri, sebab bagaimana seorang pendakwah akan menyampaikan kebaikan kepada orang lain jika ilmunya saja tidak diketahui.
“Sesuai dengan tema KP Akbar bahwa seorang ADK perlu memiliki landasan terhadap impian yang ingin dicapai berupa visi agar pergerakan dakwah tidak berhenti pada satu periode saja, visi tersebut juga memerlukan sinergitas agar kita bisa bergerak bersama,” terangnya.
Yusuf sapaan akrabnya juga menyampaikan bagaimana seharusnya seorang ADK yang harus bisa saling bekerjasama dalam menyalurkan dakwah kreatif dan inovatif.
“Hal ini yang perlu dimuhasabah bahwa sebenarnya kita berada pada satu tubuh yang sama dan tidak seharusnya berjalan sendiri-sendiri di kampus Unhas. Selain itu, sebagai seorang ADK kita harus mampu melakukan pendekatan dengan hal yang kreatif dan inovatif namun tetap berada dalam koridor syariat Islam,” jelasnya.
Kalimatnya ditutup dengan harapan agar setiap pengurus LDK dan LDF bisa melakukan pergerakan yang secara menyeluruh di kampus Unhas.

Materi pertama berjudul “Self Manajement Aktivis Dakwah Kampus”, Ustaz Abd. Kadir, S.T. memaparkan bahwa seorang aktivis dakwah kampus dan fakultas di Unhas harus menjadi agen perubahan dengan tahu cara memanajemen waktu.
“Allah sudah berjanji dengan kalimat ‘Demi Masa’, memberikan penekanan seperti ini pada sesuatu berarti sangat penting untuk diketahui. Semua dari kita ini rugi ikhwah, kecuali siapa? Iman di jalan Allah subhana wata’ala, orang-orang yang beriman di jalan Allah dengan beramal shalih. Sehingga penting bagi kita untuk mengatur waktu agar bisa lebih produktif optimal dalam memanfaatkan waktu tersebut,” tegas Ketum MPM periode 2005-2007 tersebut.
Turut hadir Ustaz Hamri Muin, S.Pt., M.Si. alumni sekaligus Ketum MPM periode 2015, membawakan materi kedua dengan judul “Lembaga Dakwah Impian”. Ia mengungkapkan bahwa berdakwah seharusnya bukan hanya di masjid tapi juga dapat dilakukan di setiap kehidupan. Namun, sebelum berbicara tentang lembaga dakwah impian maka kita harus tau apa itu dakwah.
“Dakwah terbaik, lembaga terbaik, komunitas terbaik adalah komunitas yang selalu mengajak kepada Allah mengikuti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa shallam. Inilah lembaga dakwah impian, lembaga yang senantiasa mengajak kepada Allah”, ujarnya.
Ustaz Hamri juga menambahkan bahwa ketika kita benar-benar berjuang di barisan dakwah maka Allah akan mendatangkan cinta-Nya kepada kita.
“Kenapa kita berdakwah? Kenapa kita berlembaga? Agar dapat meraih cinta Allah”, tambahnya.
Kegiatan KP Akbar ini dimulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian sambutan-sambutan dari Ketum MPM, sesi materi pertama dan kedua, dan sesi konsolidasi gabungan, dilanjutkan sesi konsolidasi internal dengan menggabungkan pengurus sesuai dengan amanah masing-masing.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama di masing-masing internal ikhwan dan akhwat.
Reporter : Syiaul Bashirah
Editor: Mutmainnah Jufri
