Home FMDKI NEWSRibuan Peserta Padati Seminar Al-Qur’an Internasional UKM LDK MPM Unhas dan UKM Raudhatul Huffaz Stiba

Ribuan Peserta Padati Seminar Al-Qur’an Internasional UKM LDK MPM Unhas dan UKM Raudhatul Huffaz Stiba

by Admin 1 FMDKI News
0 comments

FMDKI.OR.ID, MAKASSAR – Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Kampus Mahasiswa Pecinta Mushalla Universitas Hasanuddin (UKM LDK MPM Unhas) bersama UKM Raudhatul Huffaz Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab (Stiba) Makassar adakan Seminar Al-Qur’an Internasional (SQI), Sabtu (28/9/2024).

Sukses hadirkan 2.173 peserta, kegiatan ini usung tema “Kuliah Jalan, Al-Qur’an Gak Ketinggalan” dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pondok pesantren, sekolah umum, perguruan tinggi se-Sulawesi Selatan, hingga mahasiswa internasional Unhas dari berbagai negara seperti Palestina, Suriah, Yaman, Irak, dan Sudan.

Muhammad Ikhsan Sulaeman selaku ketua panitia menyampaikan, bahwa tujuan diadakannya seminar ini agar mahasiswa mampu untuk membagi waktu antara kuliah dengan menghafal Al-Quran.

“Tujuan seminar ini juga adalah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Kepala Sub Direktorat Kelembagaan Mahasiswa Unhas bapak Muhammad Irdam Ferdiansah, S.E., M.Acc., Ph.D., Ak., CA. yang mewakili Rektor Unhas. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dari Unhas karena seminar Al-Qur’an akan mengajak mahasiswa menghafal dan mempelajari Al-Qur’an sehingga dapat menjadi insan yang lebih baik lagi.

Pada kesempatan tersebut, panitia datangkan pemateri Syaikh Dr. Mohammad Monqez asal Suria serta Ustaz Budi Ashari yang merupakan pembina Kuttab dan Madrasah Al-Fatih se-Indonesia sekaligus pakar sejarah islam, serta host acara Khaifah di Trans 7.

Syaikh Dr. Mohammad Monqez Al-Asseel yang juga merupakan dosen Stiba menuturkan jika sebagian mahasiswa meninggalkan Al-Qur’an karena mereka berfikir jika sibuk dengan Al-Qur’an maka urusan akademiknya akan sukar dicapai.

“Kita melihat pemuda di zaman sekarang, dengan semangat dan banyaknya keinginan, namun sakit secara mental. Padahal Al-Qur’an hadir sebagai obat untuk menyembuhkan dan memberikan ketenangan bagi jiwa-jiwa mereka,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Ustaz Budi Ashari jelaskan bahwa mencintai Al-Qur’an bagaikan menikmati kopi dan sayur pare. Jika tidak belajar untuk menyenal rasa nikmatnya maka akan sulit mencintainya.

“Kalau anda tidak pernah mencobanya, anda tidak pernah mencoba mendekati Al-Qur’an apakah suatu hari anda mencintai Al-Qur’an? Mustahil. Jadi harus dicoba,” jelasnya.

Kegiatan seminar ini dimulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Quran yang menghadirkan Ahmad juara 1 hafiz cilik Indonesia 2017, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, sesi materi pertama dan kedua.

Panitia pelaksana juga merangkaikan persembahan nasyid, pengukuhan anggota komunitas Mahasiswa Penghafal Qur’an (MPQ) UKM LDK MPM Unhas periode 2024/2025, dan wisudah hafiz Qur’an 30 juz Stiba. SQI ditutup dengan hafalan berantai QS. Ar-Rahman dari para wisudawan tersebut.

Reporter: Syiaul Bashirah
Editor: Sinta Kasim

You may also like

Leave a Comment