Home FMDKI NEWSWakil Dekan 1 FK Harapkan Sahabat Muslimah UMI Terus Mengembangkan Kegiatan-kegiatan Keagamaan di Kampus

Wakil Dekan 1 FK Harapkan Sahabat Muslimah UMI Terus Mengembangkan Kegiatan-kegiatan Keagamaan di Kampus

by Mutmainnah Jufri
0 comments

FMDKI.OR.ID, MAKASSAR – MAKASSAR – Sahabat Muslimah Universitas Muslim Indonesia (UMI) bekerjasama dengan Forum Studi Islam Kedokteran (Forsik) gelar kegiatan Talk show Muslimah dengan tema “Deep Talk “Seni Menyehatkan Mental”, Ahad (29/9/24).

Berlangsung di Auditorium Teleconference Fakultas Kedokteran (FK) UMI, kegiatan ini dihadiri sebanyak 205 peserta yang berasal dari berbagai Fakultas di kampus UMI.

Ketua Biro Akhwat Forsik UMI, Intan Nur Fardila dalam sambutannya mengungkapkan bahwa seseorang perlu menjaga pola pikirnya untuk terus berada dalam hal positif dan tidak terlarut dalam sebuah masalah yang menimpa.

Intan juga menambahkan bahwa agama Islam sangat memperhatikan pola pikir dan pola hati dalam menjalani sebuah kehidupan.

“Bagaimana seharusnya kita merespon setiap kejadian yang terjadi di dalam hidup kita, dan ternyata semua hal ini telah diajarkan dalam agama kita. Karena nyatanya agama Islam itu betul-betul sangat memperhatikan pola pikir dan pola hati di dalam kehidupan kita,” tambahnya.

Turut hadir Dr. dr. Ida Royani, M.Kes., MHPE, Wakil Dekan 1 FK UMI yang menyampaikan bahwa di UMI ada banyak kegiatan dakwah sehingga sudah terbentuk nilai-nilai keislaman di lingkungan kampus.

“Aktivis dakwah itu harusnya bersyukur, kenapa? Karena lingkungannya kita sudah terbentuk sebenarnya. Setidaknya minimal nilai-nilai yang ada di sini itu sudah ada, nilai-nilai keislaman,” ungkapnya saat di temui langsung oleh Jurnalis FMDKI News usai memberikan materi.

Ketua Bagian IDIK, Bioetik dan Profesionalisme tersebut menambahkan, jika para aktivis dakwah perlu mengembangkan lagi kegiatan-kegiatan agama demi meningkatkan pemahaman keilmuan yang berkaitan dengan kurikulum kampus.

“Di UMI ini kita punya kurikulum, kurikulum yang memang di implementasikan, dinyatakan dalam struktur mata kuliah, Islam disiplin ilmu. Jadi kalau saya, kita ini sangat bagus, apalagi perlu dikembangkan lagi menjadi kegiatan-kegiatan yang sifatnya meningkatkan tsaqofah keilmuan dalam bidang agama. Jadi kajian-kajian tentang satu isu itu dibahas secara mendalam tidak cuma superfisial saja,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, hadir dr. Dewi Sartika selaku pemateri kedua. Pada pemaparan materinya menyebutkan bahwa Bahasa Arab dijadikan Bahasa Al-Qur’an karena keindahannya.

“Bahasa arab adalah bahasa yang paling sopan. Karena keindahan dan kesempurnaan bahasa arab sehingga dijadikan bahasa Al-Qur’an,” katanya.

Dokter yang bekerja di RS Ibnu Sina UMI dan RS Wihdatul Ummah ini juga mengajak peserta untuk mencari teman yang bisa mengingatkan kepada Allah.

“Carilah teman yang saat kita melihat dirinya kita mengingat Allah,” ucapnya.

Alumni UMI tersebut juga menuturkan agar peserta mencari circle yang positif agar tidak menyesal di kemudian hari.

“Ayo bangun circle yang positif, karena banyak yang menyesal karena salah memilih teman,” lanjutnya.

Reporter: Mutmainnah Jufri
Editor: Sinta Kasim

You may also like

Leave a Comment