Home ARTIKELSenjata Para Aktivis

Senjata Para Aktivis

by Sinta Kasim
0 comments

FMDKI.ORG, Pekerjaan kita hari ini sangatlah berat, bahkan tidur pun adalah mimpi tentang cita-cita untuk dakwah. Setiap langkah hanya teringat tentang kebaikan umat. Bagaimana melakukan perubahan ditengah bobroknya zaman.

Pekerjaan menjadi seorang aktivis memanglah sangat berat, namun setiap lelah adalah helaian nafas bernilai taat. Tak pernah terfikir mengemban pekerja mulia ini, walau tak ternilai dengan gaji materi namun surga adalah balasan terbesar atas setiap gaji yang Allah janjikan.

Perhatikannlah bahwa, jangan pernah bermimpi menjadi pengemban dakwah jika Al-Qur’an saja jarang engkau baca apalagi diamalkan, karena apa yang akan menguatkanmu melewati banyaknya ujian jika senjata terhebat saja engkau tak punya.

Salah satu hidayah yang mahal bagi seorang mukmin adalah disaat ia diberikan lebih banyak waktu untuk terus bersama Al-Qur’an. Ia dekap Al-Qur’an dengan keimanan dan amal saleh.

Menyerukan kebaikan hingga waktu terkuras tiada jeda, menasehatkan tentang cinta Allah dan kemuliaan Islam. Sebuah ikrar yang harus dijalankan tanpa meninggalkan pegangan untuk dekat pada-Nya, tak meninggalkan kalam-Nya.

Dimanakah Al-Qur’an engkau simpan untuk menguatkan dirimu? Jangan sampai ia hanya lewat begitu saja namun tak menjadi pegangan disaat terpurukmu.

Inilah alasan mengapa keterpurukan iman senantiasa melanda pada setiap aktivis dakwah, karena amunisinya terkuras tanpa ia kembali mengisinya.

Berdiri di garda terdepan menjadi panglima dalam setiap kegiatan, namun lemah disaat sendirnya, lupa untuk berpijak di jalan-Nya.

Wahai diri yang katanya aktivis perindu surga, nikmat balasannya tak akan pernah engkau raih jika hanya berucap indah pada yang haus akan ilmu agama. Ingatlah pada diri yang tak menjadi lilin yang menerangi tapi meleleh habis tak tersisa.

Jadikanlah Al-Qur’an pegangan dalam menopang kaki yang lemah disaat berpijak pada fitnah dunia, diiringi dengan salat, dan doa pada ilahi rabbi.

Karena pada setiap pejuang yang didalam dirinya hanya tentang dakwah tanpa kecintaan dan mengamalkan ajaran-Nya maka setiap pijakannya hanya akan melemahkan dirinya.

Penulis: Sinta Kasim
Editor: Admin FMDKI News

You may also like

Leave a Comment