Home FMDKI BERCERITAUntukmu yang di Seberang Jalan Kehidupan (Time for Change)

Untukmu yang di Seberang Jalan Kehidupan (Time for Change)

by Sinta Kasim
0 comments

Saat aku terjatuh dalam lubang kesalahan, maka kubersimpuh di hadapan Sang Pemilik hidup, Rabb pencipta alam semesta.

Bukan tanpa alasan, karena hidayah-Nya lah aku kemudian bisa berjalan diseberang jalan kehidupan lain yang lebih baik setelah tersesat.

Kisah hidup manusia kadang sangatlah unik, membuat semua pelakon kehidupan tak bisa menebak alur cerita hidupnya. Namun satu hal yang kufahami bahwa tidak ada yang salah dari setiap alur cerita yang telah Allah tuliskan.

Teringat kisah Hindun Binti Utbah, ia wanita yang sombong lagi ambisius, penuh kehinaan dimasa jahiliahnya, bahkan ia adalah wanita yang membelah dada paman Rasulullah di perang uhud yaitu Hamzah dan kemudian mengunyah hati sahabat mulia tersebut. Oleh karena kisah tersebut beliau digelari ”Akilatul Kibdah” (Pemakan Hati). Sebagian riwayat menyatakan bahwa Hindun hanya mengunyah namun tidak menelannya (dikunyah lalu kemudian di muntahkan). Namun ketika Islam hadir menyelimuti hatinya, ia kemudian berdiri tegab menebus kesalahan dengan ke-Islamannya.

Tidak ada yang tahu akan kisah hidup seseorang, ada yang kemudian jatuh lalu kemudian bangkit berjalan diseberang jalan kehidupan baru.
Ada pula yang dahulu menjadi pembela agama Allah namun kemudian murtad dan menjadi musuh Islam.

Hidayah itu mahal. Saking mahalnya ia tak bisa dibeli dengan harta yang engkau kumpulkan atau bahkan dengan kesholihan seseorang untuk ia berikan. Pegang dan jaga setiap hidayah yang sedang engkau miliki, krn ia lebih berharga dari apa pun.

____________

Penulis: Mukhlishah_snks

You may also like

Leave a Comment