Home ARTIKELPotret Pencuri di Bulan Ramadan, Waspadalah!!

Potret Pencuri di Bulan Ramadan, Waspadalah!!

by Wahyuni
0 comments

FMDKI.ORG, Ramadan adalah bulan suci yang hanya datang setahun sekali. Pada bulan ini pahala dilipat-gandakan, pintu ampunan dilebarkan, dan ada lebih banyak ibadah yang bisa kamu lakukan. Sehingga sudah sepantasnya seorang hamba berlomba-lomba melakukan amalan di bulan yang satu ini. Tapi tahukah kita? Ternyata menjalankannya tak semudah yang kamu bayangkan karena ada begitu banyak godaan yang menderamu selama kamu menjalaninya. Salah satunya adalah banyaknya pencuri yang berkeliaran selama Ramadan.

Pencuri disini bukan mereka yang mengambil uang atau benda-benda berhargamu tapi mereka yang mengambil kesempatan yang kamu miliki untuk mendapatkan pahala di bulan mulia tersebut Wujud mereka adalah manusia dan benda-benda yang dekat denganmu, yang tanpa kamu sadari akan mencuri banyak hal darimu selama bulan puasa nanti. Olehnya, waspadalah! Jangan sampai lengah dan membiarkan mereka benar-benar “mencuri”!

Sebagaimana Sabda Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam yang mengatakan;

أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِي يَسْرِقُ مِنْ صَلَاتِهِ)) قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلَاتِهِ؟ قَالَ: ((لَا يُتِمُّ رُكُوعَهَا وَلَا سُجُودَهَا))، أَوْ قَالَ: ((لَا يُقِيمُ صُلْبَهُ فِي الرُّكُوعِ وَالسُّجُودِ))

“Seburuk-buruk pencuri adalah orang yang mencuri di dalam sholatnya.” Para sahabat bertanya, “Bagaimana ia mencuri dalam sholatnya?” Beliau bersabda, “Ia tidak menyempurnakan ruku’nya maupun sujudnya.” (HR. Ahmad).

Tidak memperhatikan kesempurnaan shalat yang merupakan perbuatan mencuri, mencuri dalam pahala sholat. Hanya karena pekerjaan yang melalaikan bahkan boleh jadi suatu bentuk kemaksiatan Ia tidak ingin berlama-lama dalam shalatnya. Naudzubillah.

Perlu kita ketahui bahwa jika sholat dikerjakan dengan sempurna maka ia akan diterima dan sempurna pula pahalanya. Namun bila dikerjakan dengan cepat dan tergesa-gesa, maka cacatlah kesempurnaan pahalanya.

Duhai jiwa yang diberi keimanan oleh Allah Ta’ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits shahih.

“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai: (1) umurnya di manakah ia habiskan, (2) ilmunya di manakah ia amalkan, (3) hartanya bagaimana ia peroleh dan (4) di mana ia infakkan dan (5) mengenai tubuhnya di manakah usangnya.” (HR. Tirmidzi)

Maka, sepantasnya seorang muslim menjaga waktunya dalam kehidupan ini, agar tidak tersia-siakan. Khususnya di bulan Ramadhan, diketahui banyaknya pencuri waktu di dalamnya, di antaranya:

1.Tontonan
Berapa banyak orang hari ini yang sibuk mencari agenda lain agar bisa melupakan rasa laparnya selama puasa, salah satunya dengan menonton baik televisi, film, maupun drama bagi pecinta drama korea.

Akan tetapi hal tersebut justru mereka terjebak dalam kenikmatan menonton sehingga melupakan bahwa ada hal-hal yang lebih bermanfaat seperti misalnya bertilawah. Kesibukan ini yang mampu menenggelamkan seseorang pada zona nyaman dimana hal tersebut membuatnya melupakan betapa pentingnya beribadah sebanyak-banyaknya di bulan yang mana setiap amal kebaikan itu di lipat gandakan.

Tontonan yang di dalamnya dipenuhi cerita bohong, aurat diperlihatkan, musik yang diharamkan, hubungan percintaan haram, dan sebagainya. Kalau tontonan ini sekadar mencuri waktu kita menjadi sia-sia maka dia buruk, lala bagaimana jika ia menjadikan kita menikmati maksiat di dalamnya?!

2. Media Sosial
Bukanlah hal yang baru jika seseorang memiliki akun media sosial. Memilih sibuk berselancar dengan postingan-postingan di dalamnya dan mengatakan saya tidak punya waktu untuk membaca al-Qur’an dan ibadah lainnya. Maka sungguh engkau betul-betul akan merugi. Kurangilah dari sekarang dan ingat bahwa waktumu tidak akan pernah kembali. Ramadan akan melewatimu. Sedang jaminan untuk bertemu dengannya kembali hanyalah angan-angan karena umur adalah suatu misteri dan telah menjadi rahasia-Nya.

3. Banyak Makan
Terlalu banyak makan akan membuat seseorang lemah menegakkan ibadah. Maka cukupkan dengan makanan yang sehat dan kenyang seperlunya saja. Sufyan Ats Tsaury mengatakan “Jika engkau mau menyehatkan badanmu, kurangi tidurmu. Maka kurangilah makanmu.”

4. Banyak Tidur
Tidur sepanjang siang di bulan Ramadan, lalu bangun menjelang Maghrib untuk berbuka, maka hilanglah sebagian harinya tanpa manfaat. Ibnul Qayyim mengatakan: “Tidur yang banyak membuat wajah menjadi kuning, membutakan hati, membuat mata pedih, membuat malas bekerja, dan membuat tubuh lembab.”

Saudariku, bagaimana jika Ramadan tahun ini jatah terakhir kita di dunia? Maka nikmatilah ibadah di dalamnya, jika engkau masih diberi kesempatan.

5. Banyak Belanja
Masuk pasar baik langsung maupun online, sebagian orang disibukkan dengan berbelanja di bulan Ramadhan seolah tidak ada waktu berbelanja selain di bulan ini. Lalu waktunya berlalu tanpa manfaat karena kesibukan tersebut.

Bersiaplah melawan wujud pencuri-pencuri bulan Ramadhan dan memenangkannya penuh keberkahan.

***********

Gowa, 3 April 2022

Penulis: Wahyuni Subhan

Demikian Semoga Bermanfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

You may also like

Leave a Comment